Mungkin kita terbiasa dengan ramai dengan keluarga dengan kekasih dengan teman atau yang lain yang menemani. Kosong seperti di ujung kebiasaan kita hingga ia menjadi sesuatu yang asing. Lumrah halnya jika setiap sesuatu yang asing membentuk ketakutan yang biasanya dihindari. Kosong adalah hampa tidak ada apa-apa. Apakah ia semenyeramkan yang kita pikir? Apa masalahnya jika kita merasa kosong? Mungkin kita hanya tidak terbiasa saja? Seperti yang bukan kebiasaan menjadi sebuah ketidaknyamanan. Namun, mungkin kita perlu beristirahat dari semua kebisingan dan yang biasa menemani. Mungkin kekosongan tidaklah semenyeramkan yang kita pikir. Setiap kekosongan melahirkan kesepian. Kesepian mendalam entah mengapa terasa begitu menyeramkan. Sayangnya setiap kali kesepian menghampiri kita mencari dalam yang lain. Namun, setiap yang lain ada setiap itu pula kita kecewa. Kesepian kita tidak benar-benar hilang. Mungkin memang bukan seperti itu caranya menghadapi sepi. Kita hanya harus belajar terbiasa dengannya. Sepi adalah tanda bahwa sudah sepatutnya kita rehat sejenak dari bising dari ramai dari yang lain dan hanya merasai hati kita sendiri. Pada akhirnya, ramai atau sepi hanyalah menjadi sesuatu yang biasa dirasakan silih berganti.
Saya percaya setiap sesuatu mempunyai pola. Dalam hal penyelesaian masalah, seorang pria Rusia bernama G.S. Altshuller mempelajari berbagai paten dari seluruh dunia untuk menemukan pola penemuan baru. Ia berpikir bahwa jika kita memahami pola penemuan dari berbagai paten yang hebat dan mempelajarinya, maka semua orang bisa menjadi inventor/penemu. Dari hasil studinya, ia memperkenalkan theory of inventing problem solving yang dinamakan TRIZ (Teorija Resenija Isobretatelskih Zadac) . Saya mendengar teori ini dari seorang Coach yang menjadi rekanan perusahaan dimana saya bekerja. Langkah-langkah penyelesaian masalah dalam TRIZ adalah sebagai berikut: Mendefinisikan masalah yang kita hadapi secara spesifik Menemukan masalah umum dalam TRIZ yang sesuai Menemukan solusi umum untuk pemecahan masalah yang sesuai tersebut Menggunakan solusi umum tersebut untuk menyelesaikan masalah spesifik yang kita hadapi Kebanyakan masalah timbul karena adanya kontradiksi. Dengan menggunaka...
Komentar
Posting Komentar