Langsung ke konten utama

Postingan

Berhenti Sejenak

Masalah adalah hal yang lumrah menemani kehidupan. Tidak perlu pusing atau stres karenanya. Sejatinya hidup memang penuh masalah. Ajaran Budha mengatakan bahwa hidup adalah derita dan penuh duka. Secara sekilas definisi ini begitu pesimis. Namun, ketika kita benar-benar mendalami dan memahami definisi tersebut kita pun terbebaskan. Masalah tidak lagi terlihat begitu menakutkan dan terasa begitu memberatkan. Bagaimana cara kita memandang dan menyikapi masalahlah yang harusnya kita amati. Seperti metafora garam yang ditabur ke dalam segelas air akan terasa asin, sementara garam yang ditabur ke dalam sungai tidak akan terasa asin. Oleh karena itu, jadilah seperti sungai, jangan seperti air di dalam gelas.  Saya teringat salah satu cerita yang menginspirasi dari buku favorit saya, Si Cacing Dan Kotoran Kesayangannya. Cerita ini tentang perang dimana tentara musuh dikabarkan telah menuju markas suatu pasukan. Salah seorang tentara pengintai memberitakan kabar tersebut. Ia berkata k...

Morning Sky 310117

"Let me be your number #1 supporter.. like sunshine in the morning." -nyis-

Audit

Apa yang terbayang di benakmu ketika mendengar kata audit? Keuangan? Biasanya audit memang selalu dikaitkan dengan keuangan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, audit diartikan;  1. pemeriksaan pembukuan tentang keuangan (perusahaan, bank, dan sebagainya) secara berkala; 2. pengujian efektivitas keluar masuknya uang dan penilaian kewajaran laporan yang dihasilkannya. Selalu ada kata uang dalam definisinya. Oleh karena itu, tidak mengherankan ketika orang lain mendengar saya melakukan audit internal dan diaudit oleh pihak eksternal, mereka berpikir saya bekerja di bagian keuangan.  Defini audit yang lebih objektif dalam arti luas bermakna evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit dilaksanakan oleh pihak yang kompeten, objektif, dan tidak memihak, yang disebut  auditor . Tujuannya adalah untuk melakukan verifikasi bahwa subjek dari audit telah diselesaikan atau berjalan sesuai dengan standar, regulasi, dan praktik yang telah disetujui dan ...

Orang Pintar

Sudah lama saya tidak berdiskusi dengan ayah saya. Akhir-akhir ini saya sering mendapatinya sibuk sendiri. Mungkin sedang ada yang mengganggu pikirannya. Sampai Jumat malam, entah bagaimana mulainya kami berdiskusi lagi. Ia berkata bahwa hati sama dengan pikiran yang harus selalu diasah agar tajam. Tajamnya hati akan membuat kita dapat mendengarkan suaranya yang murni dan suci tanpa terkontaminasi subjektivitas kita sendiri. Bagaimana mengasah hati? Mengasah pikiran adalah dengan berpikir. Mengasah hati adalah dengan merasa.  Istilah baper atau bawa perasaan sesungguhnya tidaklah tepat. Bawa perasaan sering kali disalahartikan sebagai sikap yang mudah tersinggung. Sensitif dikonotasikan dengan sikap yang negatif dan lemah. Padahal orang paling pintar adalah orang yang paling bisa merasa. Bukannya orang paling pintar itu orang yang paling bisa berpikir dan menggunakan pikirannya dengan maksimal? Orang yang paling bisa berpikir belum tentu dapat merasakan rasa orang lain sehingg...

Liburan ke Puncak?

Kita selalu memerlukan waktu untuk istirahat dan relaksasi. Rutinitas dan kesibukan membuat kita benar-benar lelah secara fisik dan mental. Sabtu ini saya melarikan diri ke Puncak. Selain untuk relaksasi, memang ada acara keluarga besar disana. Sabtu pagi ke arah puncak selalu macet apalagi jika telat berangkat. Heran ya kenapa masih begitu banyak orang mau ke Puncak? Puncak masih memiliki udara yang begitu segar dengan pemandangannya yang hijau. Setelah keluar tol, saya menurunkan kaca mobil dan udara segar pun langsung bisa saya rasakan. Apa yang ditawarkan Puncak sangat cukup untuk mengusir kepenatan atas rutinitas dan kesibukan. Puncak masih dapat dijangkau dalam beberapa jam. Oleh karena itu, tak mengherankan jika Puncak menjadi salah satu pilihan berakhir pekan.  Masih banyak orang berpikir sama tentang k elebihan  Puncak s ebagai tempat liburan . Puncak selalu padat dan macet di akhir pekan. Untuk menghindari kemacetan, satu-satunya cara adalah dengan berangkat sep...

Pink!

Sempat ditanya teman apa warna kesukaan saya dan ia langsung menebak pink. Wanita memang identik dengan warna-warna l embut  seperti pink. Saya mengamati meja kerja saya dan mendapati banyak benda-benda berwarna pink; botol minum, tas tempat makan, sarung hp, lotion, tisu basah. Semuanya serba pink. Ditambah baju saya juga pink saat itu. Wajar saja jika teman saya menebak warna kesukaan saya adalah pink. Pilihan warna saya sebenarnya berubah-ubah tergantung pada benda, tempat, atau padu padannya. Tas dan sepatu saya kebanyakan berwarna coklat. Coklat termasuk warna yang bisa masuk kemana saja. Beda halnya dengan pink, tetapi mungkin bisa dicoba. Hehe! Setelah dipikir-pikir, pakaian di lemari saya memang kebanyakan berwarna pink. Pink dengan gradasi warna berbeda-beda memenuhi lemari saya; pink muda sekali, pink muda, pink, pink agak tua, pink tua. Walaupun saya bilang ke teman saya bahwa saya lebih suka warna salem daripada pink, ia tetap saja melihat pink adalah warna saya. Apa...

Morning Sky 270117

“Even the darkest night will end and the sun will rise.” - Victor Hugo, Les Misérables -