Langsung ke konten utama

Postingan

Tempat Makan di sekitar Cibubur

  Wow, udah lama banget gak nulis deh. udah masuk bulan Ramadhan aja. Mohon maaf lahir batin semuanya. Karena lagi bulan puasa, mungkin rekomendasi ini bisa buat tempat buka bareng keluarga, teman dan lain-lain. Saya juga suka banget ngumpul sama keluarga dan makan. Sampai terngiang-ngiang lagu reels yang viral saking sukanya jajan. Hehe! uang saku habis dalam sekejap buat jajan mochi pizza dan kebab Merayakan sesuatu buat saya cukup kumpul sama keluarga dan makan bareng. Gak harus makan yang mahal atau makan dimana yang penting makan bareng. Alhamdulillah banyak rezeki, jadi makan di luar. Cari-cari tempat makan di sekitar Cibubur sebenarnya banyak banget. Kata kuncinya tempat makan keluarga. Berikut ya beberapa tempat yang bisa jadi rekomendasi; 1. Bebek Kaleyo Siapa sih yang gak tau bebek yang satu ini. Cabangnya banyak banget. Pertama kali nyoba yang di Rawamangun. Nah, yang di Cibubur ini tempatnya agak ngumpet di belakang ex Bakso Boedjangan yang udah ganti sama Bakso apa git...

Ibu Senang Anak pun Senang

Saya dapat referensi serial drama korea bagus dari salah satu akun parenting yang saya ikuti di Instagram. Drama ini mengangkat tema menjadi seorang  ibu, judulnya "Birthcare Center". Menurut saya, bagus sekali interpretasi menjadi seorang ibu yang dapat kita lihat dari berbagai sudut pandang di drama ini. Saya tidak akan membahas jalan ceritanya. Saya hanya ingin berbagi cerita saya. Menjadi seorang ibu  adalah anugerah yang luar biasa. Naluri seorang ibu adalah menyayangi, merawat dan memprioritaskan anak di atas dirinya sendiri. Dunia seorang wanita berubah ketika menjadi seorang ibu. Fokusnya bukan kepada dirinya lagi, tapi kepada anaknya. Dunia yang dipenuhi dengan si anak; senyumnya, canda tawanya, tingkahnya, kebutuhannya, dll.  Saya ingat bulan pertama anak saya lahir. Pulang dari rumah sakit, saya hanya istirahat sehari. Saya langsung beradaptasi dengan peran baru sebagai seorang ibu; bangun di malam hari berkali-kali untuk menyusui, menidurkan dan mengganti popo...

Menjadi Ibu

Anugerah terbesar seorang wanita menurut saya adalah menjadi seorang ibu. Posisi ini jauh lebih tinggi daripada menjadi seorang CEO. Mengapa? Karena ibu adalah representasi kasih Tuhan. Ibu mempunyai rahim untuk tempat janin bertumbuh. Tuhan melahirkan seorang anak melalui seorang ibu. Bukankah itu adalah tugas yang besar dan mulia? Melahirkan manusia. Apakah cukup sampai disitu? Tidak, ibu adalah pendidikan pertama bagi anaknya yang lahir ke dunia tanpa tahu apapun. Ibu mengajari kasih sayang pada anaknya tanpa kenal lelah. Seorang ibu merawat dan memprioritaskan anaknya lebih dari dirinya sendiri. Alhamdulillah, Allah telah izinkan saya menjadi seorang ibu. Alhamdulillah, kesedihan saya berubah menjadi kebahagiaan penuh berkah.  Saya sudah langsung jatuh cinta saat pertama kali menatap wajah mungil di dada saya. Saya begitu bersyukur.  Berkah menjadi orang tua tak terlepas dari amanat dan tanggung jawab yang besar yang menyertainya. Banyak PR yang harus dikerjakan untuk memb...

Suami

Mau nulis apa ya? Hmm.. Suami saya tau saya punya blog. Ia bertanya kenapa saya tidak menulis tentangnya. Ia meminta saya menulis tentangnya sebelum lebaran tiba. Haha narsis sekali ya suami saya.  Bicara tentang suami saya berarti juga bicara tentang pernikahan. Pernikahan bagi saya adalah untuk menjaga diri. Suami saya adalah jawaban dari doa-doa panjang saya. Ternyata ia lah jodoh saya. Pernikahan kami bukanlah seperti cerita dongeng yang "happily ever after". Pernikahan kami lebih seperti pembelajaran untuk mendewasa.  Masalah-masalah hadir sebelum dan setelah kami berumahtangga. Yang saya tau adalah bahwa saya dan suami saya tidak menyerah atas komitmen kami, walaupun kami sadar penyesuaian diri kami sangatlah berat. Tidak jarang kami kesal satu sama lain. Tidak jarang pula kami bertengkar hebat karena masalah sepele. Sekesal-kesalnya saya, akhirnya pun saya tetap memeluk suami saya. Ya, tentu saja karena saya menyayanginya. Suami saya tidak sempurna dan saya pun tidak s...

Kesempatan

Pagi ini saya dapat kabar duka dari kolega saya. Ia teman seperjuangan saya di kantor. Kerjaan kami sama hanya entiti yang diurus beda. Pagi ini ibundanya meninggal. Ia memang sudah lama sakit.  Tepat sore ini juga sidang isbat akan diadakan untuk menentukan apakah besok jadi puasa. Siapa sangka ibundanya tutup usia sebelum merasakan Ramadhan tahun ini. Siapa sangka tahun lalu menjadi Ramadhan terakhirnya. Innalillahi.. Kita tahu dengan  pasti bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. Tidak jarang pun kita mendengar anak-anak dan remaja  tiba-tiba meninggal. Kematian tidak mengenal usia. Ia datang begitu tiba-tiba. Namun ketika ia datang, mengapa kita tetap tersentak?  Hidup adalah kesempatan. Kesempatan untuk apa? Kesempatan untuk berbuat apa saja yang kita mau untuk hidup kita dan untuk hidup orang lain. Kesempatan agar kita tidak menyesal ketika kematian datang. Ketika kita benar-benar mengingat mati, seharusnya kita lebih menghargai hidup. Seharusnya k...

Faith It Until You Make It

Happy new year 2019! Sudah lama gak nulis nih. Kalau diceritakan akan panjang banget tulisannya. Intinya, di tahun 2018 banyak banget cerita dan pelajarannya bagi saya. Saya ingat saya berbisik dalam hati bahwa saya begitu menginginkan sesuatu. Saya telah mencobanya dan gagal. Namun, alam berkonspirasi. Alhamdulillah satu resolusi saya tercapai di tahun 2018. Pencapaian itu membuat saya yakin bahwa apapun yang terjadi adalah yang terbaik pada saat itu.Ya, hal-hal terbaik selalu terjadi tepat waktu. Yang susah adalah untuk tetap yakin sampai hal terbaik itu terjadi. Oleh karena itu, dalam hidup ini kita perlu iman. "And most importantly, you must always have faith in yourself." -Legally Blonde- Have wonderful years ahead! Cheers :)

TRIZ

Saya percaya setiap sesuatu mempunyai pola. Dalam hal penyelesaian masalah, seorang pria Rusia bernama G.S. Altshuller mempelajari berbagai paten dari seluruh dunia untuk menemukan pola penemuan baru. Ia berpikir bahwa jika kita memahami pola penemuan dari berbagai paten yang hebat dan mempelajarinya, maka semua orang bisa menjadi inventor/penemu. Dari hasil studinya, ia memperkenalkan theory of inventing problem solving yang dinamakan TRIZ (Teorija Resenija Isobretatelskih Zadac) . Saya mendengar teori ini dari seorang Coach yang menjadi rekanan perusahaan dimana saya bekerja. Langkah-langkah penyelesaian masalah dalam TRIZ adalah sebagai berikut: Mendefinisikan masalah yang kita hadapi secara spesifik Menemukan masalah umum dalam TRIZ yang sesuai Menemukan solusi umum untuk pemecahan masalah yang sesuai tersebut Menggunakan solusi umum tersebut untuk menyelesaikan masalah spesifik yang kita hadapi Kebanyakan masalah timbul karena adanya kontradiksi. Dengan menggunaka...

Perbedaan

"Kalau kamu dan pasanganmu beda pilihan di Pilkada gimana?" "Gak boleh beda. Harus sama." Langsung block orang yang bertanya. "Gak boleh beda. Istri harus taat pada suami. Kalau nggak, nanti dikasih sanksi, bisa sampai diceraikan." "Hmm, sulit sih. Yang jelas harus logis dan objektif." "Biasa aja. Ya sudah beda." "Ya gak apa-apa dia milih kandidat yang lain. Yang penting dia milih gw. Haha!" Kira-kira kamu pilih jawaban yang mana? Atau kamu punya jawaban sendiri? Pertanyaannya sama, tapi jawabannya bisa sangat jauh berbeda. Saya jadi ingat teori kecoa yang disampaikan oleh CEO Google, Sundar Pichai.  Di sebuah restoran, seekor kecoa tiba-tiba terbang dari suatu tempat dan mendarat di seorang wanita. Dia mulai berteriak ketakutan. Dengan wajah yang panik dan suara gemetar, dia mulai melompat, dengan kedua tangannya berusaha keras untuk menyingkirkan kecoa tersebut. Reaksinya menular, karena semua orang di k...

Cermin

Aku jauh, engkau jauh Aku dekat, engkau dekat Hati adalah cermin Tempat pahala dosa berpadu (Bimbo - Tuhan) Saya sering mendengar ungkapan bahwa hati ibarat kertas putih. Setiap kita melakukan dosa, kita akan mengotori kertas putih itu dengan satu noda hitam. Taubat adalah jalan untuk menghapus noda hitam itu. Ungkapan kembali fitri adalah kembali suci, putih bersih.  Di lagu Bimbo, hati adalah cermin. Cermin adalah alat untuk merefleksikan sesuatu sebagaimana adanya. Tidak selalu bagus, pun tidak selalu buruk. Cermin hanya merefleksikan apa adanya. Pertanyaannya kemudian adalah merefleksikan apa? Cermin untuk siapa? “Aku sesuai prasangka hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku akan bersamanya selama ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam dirinya maka Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku, jika ia mengingat-Ku dalam sekumpulan orang maka Aku akan mengingatnya dalam sekumpulan yang lebih baik dan lebih bagus darinya. Jika ia mendekat kepada-Ku satu jengkal maka Aku akan ...

Perantara

Kamu tidak bisa menolong orang lain. Kamu juga tidak pernah bisa mencelakakan orang lain. Yang menolong dan mencelakakan orang itu ya amal perbuatannya sendiri. Kalau kamu menolong orang lain, kamu perantara amal baiknya sehingga ia jadi ditolong. Kamu jalannya balasan kebaikan itu kembali kepadanya. Sedangkan, kebaikanmu itu tabungan kamu untuk kesempatan agar ditolong nantinya. Jadi, jangan merasa berjasa karena sudah berbuat baik kepada orang lain. Kamu itu cuma perantara. Jangan menuntut balas budi orang lain, cukup bersyukur saja kamu bisa menjadi perantara kebaikan. Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri,…” (Q.S: al-Isra’: 7) Nah, kalau kamu kesal dengan orang lain, jangan merasa orang lain itu jahat sama kamu. Mereka juga cuma perantara. Mereka begitu itu bisa jadi alasannya karena kamu juga pernah jahat kepada orang lain. Mereka itu juga bisa jadi pelajaran agar k...

01. Diam

Telinga saya panas mendengar berbagai berita sana-sini tentang problematika yang sedang dihadapi negeri ini. Ditambah lagi mendengar komentar dan respon orang-orang yang sok tahu. Bukannya menenangkan, malah membuat hati tambah panas. Rasanya saya mau bilang, "Shut up your mouth"/ "Diem lo!" Di saat panik dan panas seperti ini, jangan ikut menyemprot minyak sehingga membuat pikiran gosong. Banyak telinga di luar sana yang tidak mengerti apa-apa. Jangan buat mereka tambah sesak bernapas. Hidup ini sudah cukup sulit tanpa provokasi. Jangan tambahkan lagi provokasi terorisme, perpecahan, SARA, dan segudang masalah sosial politik lainnya. Saya tidak menutup mata akan masalah yang ada. Namun, mungkin menutup mulut kita agar tidak ikut berkomentar lebih baik dalam menjaga kedamaian. Bukan hanya kedamaian orang lain, tapi juga kedamaian diri kita sendiri.  Apakah kita tahu apa yang benar-benar terjadi? Apakah kita melihat dengan mata kepala kita sendiri? Kalau...

18. Orang Sulit

Pernah mengeluhkan orang lain? Sampai berkali-kali atau malah sampai benci? Mungkin mereka orang yang sulit. Atau malah kita sendiri orang yang sulit menurut orang lain? Apa sih yang dimaksud orang yang sulit?  Membayangkan orang yang sulit rasanya melelahkan berurusan dengan orang seperti ini. Males deh kalau sama dia . Begitu kira-kira ungkapan kita ketika mengingat orang yang sulit. Definisi orang yang sulit bagi masing-masing orang bisa berbeda-beda. Orang yang simpel bisa menjadi orang yang sulit bagi orang yang perfeksionis dan sebaliknya. Orang yang saklek bisa menjadi orang yang sulit bagi orang yang fleksibel dan sebaliknya. Ketika perbedaan ini selalu dijadikan alasan untuk berkonflik, itulah saat seseorang menjadi orang yang sulit. Ia selalu berkonflik dengan orang lain, buat ribet atau cari ribut. Kebalikan orang sulit adalah orang yang cair, mudah sekali berharmoni dengan orang lain. Tidak jarang saya mendengar keluhan teman-teman saya tentang kekasih mereka....

30. Berserah

Baru saja nulis tentang Kecewa, tiba-tiba semalam dikasih video judulnya "Santai, ada Allah." Duh, baik banget sih langsung dijawab seperti ini keluh kesah saya. "Orang tidak akan kecewa kalau bersandar kepada Allah. Mustahil seseorang itu kecewa gara - gara berpegang, bersandar, menyerahkan dirinya kepada Allah." (Ust. Hanan Attaki) Kita hanya bisa benar-benar berserah pada apa yang kita yakini. Bagaimana bisa berserah jika kita sendiri tidak yakin? Maka, berserah merupakan salah satu tanda orang beriman. Pertanyaannya, berserah yang seperti apa? 1. Berserah dalam niat Niat adalah awal dan penentu dalam segala sesuatu. Berserah dalam niat artinya meniatkan sesuatu untuk beribadah kepada Allah. Bismillah. Dengan nama Allah. Niat yang benar membawa kita pada hasil yang benar. Niat yang salah membawa kita pada hasil yang salah. Apa-apa yang kita dapatkan tergantung dari niat kita saat mengawalinya. Sebesar itu nilai sebuah niat. Walaupun kita baru ni...

38. Kecewa

Kuingin marah, melampiaskan Tapi ku hanyalah sendiri disini Ingin kutunjukkan pada siapa saja yang ada Bahwa hatiku kecewa... (Kecewa -BCL) Kecewa dapat kita rasakan karena adanya harapan ideal atas sesuatu/seseorang. Jika kita tidak pernah menaruh harapan pasti kita tidak akan pernah kecewa. Namun, setiap manusia pasti punya harapan sekecil apapun itu. Maka, setiap manusia pasti pernah kecewa.  Inginnya kita begini, tapi kenyataannya begitu. Lalu dengan mudahnya kita kecewa. Padahal memang kenyataan tidak mesti selalu sesuai harapan kita.  Jika saat ini kita kecewa, mungkin karena usaha kita tidak sebesar pengharapan kita. Ikhtiar itu diperlukan tetapi hasilnya biarkan Ia yang menentukan. Kata pepatah, hasil tidak mengkhianati usaha. Jika saat ini kita kecewa, mungkin kita juga pernah mengecewakan orang lain. Daripada sibuk merasai kekecewaan kita, lebih baik lihat ke dalam diri kita sendiri kesalahan apa yang bisa kita perbaiki dari diri kita sendiri.  ...

45. Sebentar Senang Sebentar Sedih

Bulan Maret sudah berakhir. Itu artinya seperempat tahun ini sudah terlewati. Apa saja yang sudah saya lakukan? Hmm, sepertinya tidak banyak. Saya menghela nafas.   Saya membaca kembali catatan-catatan saya dan merenung. Saya suka sekali mencatat ulang dan merangkum buku-buku yang saya sukai. Kemudian, saya menghubungkannya dengan pemikiran dan apa yang saya pahami.  Dari berbagai catatan, saya teringat kembali konsep "Mulur-Mungkret", memanjang-memendek. Konsep ini berkaitan dengan keinginan manusia yang memanjang jika terpenuhi dan memendek jika tidak terpenuhi. Ketika keinginan kita tercapai, kita merasa senang. Senangnya kita tidak selamanya, hanya sebentar. Kemudian kita mempunyai keinginan lainnya yang jauh lebih besar (memanjang). Ketika keinginan kita tidak tercapai, kita merasa sedih. Sedihnya kita juga tidak selamanya, hanya sebentar. Kemudian kita menerima kenyataan dan menggantinya dengan keinginan yang lebih sederhana (memendek). Bagaimana pun keingi...

50. Berbeda - Beda Tetapi Tetap Satu

Masih hafal Pancasila? Ketuhanan Yang Maha Esa Kemanusiaan yang adil dan beradab Persatuan Indonesia Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Saya bukan nasionalis. Saya mencoba memahami bagaimana dasar bangsa ini dibangun. Sila pertama berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa, bukan Tuhan Yang Maha Esa. Latar Belakang keyakinan bangsa ini adalah menganut banyak Tuhan. Walaupun agama yang diakui disini hanya 5, Ketuhanan Yang Satu diakui dalam Pancasila. Sila pertama merangkul semua keyakinan yang ada, bukan hanya tentang agama. Seperti semboyan kita, Bhinneka tunggal Ika. Berbeda-beda tetapi tetap satu. Cerdas, bukan? Pancasila dirangkum menjadi ekasila, yaitu "gotong royong". Gotong royong merupakan istilah Indonesia untuk bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu hasil yang didambakan. Istilah ini berasal dari gotong berarti "bekerja", dan royong berarti "bersama...

Be A Remedy

Setiap orang punya masalah. Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang tidak punya masalah. Seorang bayi pun sudah punya masalah ketika ia baru saja dilahirkan. Ia harus bernapas sendiri. Itulah mengapa setiap bayi menangis saat dilahirkan. Oksigen memasuki paru-parunya untuk pertama kali.  Banyak masalah dibagikan, diceritakan, dan diluapkan.  Saya mendengar banyak orang menceritakan masalah bahkan diri saya sendiri. Masalah kita beragam; pekerjaan, pasangan, keluarga, teman, keuangan bahkan sampai masalah berat badan pun bisa saja kita ceritakan. Seringnya kita begitu fokus pada masalah, bukan ide, solusi, cita-cita atau hal positif lainnya. Ajaran Buddha mengatakan bahwa hidup adalah derita. Pernyataan ini begitu jujur dan apa adanya. Tidak perlu heran ketika hidup kita penuh masalah. Begitulah sifat kehidupan. Masalah akan selalu ada. Semakin jauh kita berjalan masalah kita pun semakin berat. Anggap saja ujian kenaikan tingkat. Kita harus ingat bahwa setiap ...

Guru dan Pelajaran

Selamat datang di Universitas Kehidupan.  Gurunya adalah semua orang.  Pelajarannya adalah segala sesuatu.  Bagi saya kehidupan adalah perjalanan. Merugilah kita jika kita berjalan semakin jauh tapi tidak semakin baik. Seperti film yang bagus dimana akhirnya adalah klimaks, seperti itu juga seharusnya akhir perjalanan hidup. Pertanyaannya adalah baik seperti apa? Suatu ketika saya mengeluh tentang seseorang. Saya terus mengeluh tentangnya lagi dan lagi. Adik saya sampai bosan mendengarnya. Entah bagaimana, akhirnya saya menyebut orang itu guru sabar saya. Dia ada untuk membantu saya belajar sabar. Saya tidak lagi mengeluh tentangnya.  Setiap perjalanan membutuhkan bekal. Dalam hidup, bekalnya adalah ilmu/hikmah. Hikmah ini bertebaran dimana-mana. Ia ada dalam segala sesuatu. Namun, hanya orang-orang yang mau belajar dan mencarinya yang bisa mendapatkannya. Orang baik dan jahat keduanya bisa menjadi guru. Orang baik mengajarkan kita bagai...

Doa Dengan Yakin

Kemarin siang tiba-tiba teman saya memeluk saya sambil menangis. Saya kaget. Lama ia hanya menangis dan tidak berkata apa-apa. Saya hanya balas memeluknya sambil bertanya-tanya.  Di sela tangisnya, ia berkata bahwa mamanya sudah menyetujui hubungannya. Seketika itu pun saya ikut menangis dan mengucap syukur. Sambil menangis ia berkata, "Doa itu gak pernah sia-sia." Lebih dari 10 tahun sudah mereka bersama. Ia dan kekasihnya beda agama. Sudah banyak yang menyarankannya kawin lari saja. Ia tetap bersikeras menunggu restu sang mama. Ia yakin suatu saat pasti hati sang mama luluh. Tahun demi tahun berganti. Seperti batu yang akhirnya tergerus oleh rintikan air hujan, hati sang mama yang keras melunak dengan kekuatan doa mereka. Saya menceritakan kisah ini ke beberapa teman saya. Mereka lebih tertarik mengetahui siapa yang masuk agama apa. Saya tersenyum, seakan mendengar sebuah lagu lama dalam kepala saya. Aku untuk kamu, kamu untuk aku Namun semua apa mungkin...

Di Balik Perintah Kurban

Entah bagaimana aku memahami kegelisahanku Apakah akalku yang tak mampu atau akalku yang buntu Bagaimana bisa, Tuhan Sang Penggenggam Kuasa semesta  masih menuntut kesungguhan bakti Ibrahim, sang pesuruh Tuhan yang setia Bagaimana mungkin aku bisa memahami Tuhan Penggenggam Kuasa itu meminta Ibrahim untuk menyembelih putra terkasihnya?! Dan tak mungkin Ibrahim membantah Aku tak peduli, Ismail atau Ishak yang tergeletak pasrah menyongsong kilatan pedang yang menggidikkan itu, bahkan saat Ibrahim terpejam menggorokkan pedang tajamnya pada leher jenjang yang terlentang dalam pasrah, lalu darah mengucur dan menyembur.. Meskipun itu hanya darah seekor domba, batinku tetap tak bisa menerima begitu saja Ini jelas penindasan! Ini kesewenang-wenangan! Lalu kukaji ragam cerita dari kitab-kitab suci Lalu kutemui ragam ajaran kebijaksanaan dari para bijak bestari Lalu kudapatkan, kurasakan, dan kuendapkan Bahkan pada segala peristiwa di mayapada kutangkap dengan mata kepal...